
Smartphone sangat membantu sekali dalam urusan kita sehari hari mulai dari nelpon, membaca berita, menerima email, memotret sampai berbagai macam media sosial yang ada. Namun beragam fungsi ini membuat baterai lebih banyak mengeluarkan daya dan cepat habis sehingga harus diisi lagi (charge).
Mengisi baterai smartphone tidak boleh asal ngecas bro… jika di lakukan tidak dengan cara yang benar, baterai akan cepat ngedrop (rusak). Agar baterai bisa berumur panjang berikut cara nge-charge baterai smartphone yang benar :
1.Hindari daya baterai habis total.
Ada yang mengatakan bahwa baterai smartphone sebaiknya di biarkan habis dulu sebelum di-charge kembali. Hal itu memang benar, tapi dengan baterai yang berbahan nikel, sekarang bahan tersebut ini sudah jarang di gunakan.
Smartphone keluaran terbaru rata-rata sudah menggunakan baterai berbahan Litium-ion. Cara perawatanya juga berbeda dengan baterai yang berbahan nikel. Untuk baterai jenis Litium-ion sebaiknya di jaga daya baterai yang tersimpan di dalamnya tetap di atas 50% atau minimal 20%. Tetapi sesekali daya baterai juga perlu dikuras hingga habis untuk keperluan kalibrasi.
2.Jangan di “charge” semalaman.
Mengisi baterai semalaman ternyata tidak baik. Mengisi baterai sebentar saja hingga terisi penuh secara berkali-kali malah lebih baik untuk kesehatan baterai di banding dibiarkan dalam kondisi nol% atau 100% secara terus menerus.
Baterai Litium juga rawan jika dibiarkan sering kehabisan daya sebab baterai tersebut juga memiliki komponen yang bisa di gunakan untuk merusak baterai itu sendiri, yakni untuk mencegah agar baterai tidak meledak. Walau tidak terjadi tiap hari, pengguna wajib waspada.
3.Hindari tempat yang panas.
Hindarkan smartphone dari tempat-tempat yang panas, misalnya di dashboard mobil di bawah kav depan mobil, walau smartphone dalam keadaan mati sekalipun. Sebab, panas yang terpapar bisa merusak baterai.
Baterai Litium idealnya di sampan dalam suhu 15ᵒC. Suhu ekstrem yang bisa di tangani adalah antara minus 40ᵒC hingga 50ᵒC.
4.Langsung ke socket listrik.
Menghubungkan baterai dengan charger melalui soket listrik adalah cara yang paling direkomendasikan. Walau saat ini diperkenalkan metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut juga menghasilkan panas yang tidak baik untuk baterai. Metode menghubungkan charger dengan soket listrik juga lebih cepat dan aman jika di banding menghubungkan smartphone dengan usb komputer atau laptop menggukanan kabel data/charge.
http://arekkandangan.blogspot.co.id/
Belum ada tanggapan untuk "Charger Baterai Smartphone Yang Benar"
Post a Comment